Negara Kroasia sangat populer dalam World Cup 2018, suatu perhelatan piala dunia dalam olahraga sepak bola. Negara kecil ini dari Benua Eropa yang mana lolos 32 besar tim kesebelasan bergengsi dalam laga tingkat dunia ini, bahkan menanjak menjadi empat besar atau semi final dan bahkan sampai final. Pengalaman mengejutkan kesebelasan sepakbola negara Kroasia ini sampai final ketemu team unggulan dari benua yang sama Eropa yakni negara Prancis.
Sayang laga final kalah, namun Kroasia tetap disebut menang. Kemenangan menjadi juara dua, dapat medali perak, hadiah dan terpenting pengalaman.
Saya memang punya obsesi punya Plasa atau Mal waktu ditanya peserta dalam memberi kuliah umum wira usaha di Gedung Soetarjo Universitas Jember yang waktu itu dihadiri Pak Rektor Hasan medio Mei 2015. Dalam pandangan saya plasa itu ada di Jalan Kalimantan Jember karena tanah sudah siap, cuma standar tanah luas 2.000 m² type ideal belum terpenuhi karena masih 1.500 m².
Alhamdulillah cita-cita saya terkabul yakni bisa beli gedung mangkrak 5 lantai @ 1.000 m² atau 5.000 m² diatas lahan 2.205 m² pada September 2016 dengan lokasi premium Kota Jember. Beli gedung dengan hutang bank 100% dengan menambahkan jaminan lain tentunya, padahal hutang lain masih tidak kalah jumbonya. Super nekat he he he....
Jadilah laga final dunia bisnis, pertempuran seru bak piala dunia. Saya katakan demikian karena saya pengusaha kaki lima yang merangkak naik, menjadi toko kontrak, toko milik sendiri, buka toko beberapa buah dan mencoba beli gedung untuk pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan di Pusat Kota Jember di jalan protokol yakni Trunojoyo yang mana sangat dikenal di Jember. Suatu pertaruhan dan pertarungan bergengsi.
Usaha yang saya lakukan memaksimalkan apa yang ada, menambah partner usaha untuk ikut menyemarakkan pusat perbelanjaan baik kalangan UMKM maupun usaha yang besar. Target penjualan terus diusahakan diantara himpitan tambahan bunga bank semakin membesar dan terus membesar dari hari ke hari dan bulan ke bulan.
Sayang usaha kami yang sungguh maksimal dalam upaya, juga doa dan harapan seluruh karyawan maupun keluarga dan kolega tidak banyak bergerak tumbuh. Bahkan minus dan minus. Sangat membahayakan dan malah mengarah ke bangkrut. Terbayang-bayang redaksi tulisan Black List dan Pailit, suatu kata yang sangat membunuh reputasi pengusaha dan bisa menjadikan tenggelam. Usaha yang sudah dirintis 30 tahun dan dimulai sejak mahasiswa semester 3 di tahun 1987 bisa hancur lebur.
Puncaknya pertengahan bulan Ramadhan 2018 saya tidak bisa bayar THR karyawan yang berjumlah 230 orang dan bayar Zakat Mal. Terbayar walau lambat karena ada rejeki lain yang tak terduga.
Plasa harus dijual !!!
Keputusan ini sangat berat dan sudah melalui upaya-upaya lain yang mana kurang memenuhi syarat penyelesaian persoalan. Terjual dalam bulan September 2018 atau persis 24 bulan kepemilikandari September 2016.
Alhamdulillah semua persoalan nominal sudah terhapus dan klir. Saya menganggap laga ini laga world cup seperti Kroasia, saya pulang ke kampus ( Jalan Kalimantan ) lagi dengan predikat juara 2 dalam laga bisnis global.
Jadilah anekdot Beli – Operasi – Jual he he he...
Saya mohon maaf kepada masyarakat Jember atas hilangnya Plasa Senyum Media di Jalan Trunojoyo 51 Jember. Tidak ada niatan sedikitpun untuk jual, namun kami gagal setelah berusaha, sebagaimana gagalnya Kroasia meraih juara dunia dalam sepak bola.
Insyaallah tetap ada toko di Jalan Trunojoyo 21 dengan format lain per 6 Oktober 2018 yang lalu dan mohon doa restu per 16 Nopember 2018 yang akan datang muncul Plasa Senyum Hardys di Jl. Sultan Agung 68 Jember.